Berada di sebuah masjid di Jepara yang baru empat per lima jadi sambil menunggu dikumandangkannya iqomah sholat isya, muncul sebuah pemikiran yang sangat menakutkan dan menyedihkan. Secara tiba-tiba tak berasal. Layaknya melihat sebuah kesalahan besar yang pernah dilakukan di masa lalu.

Rasanya menyakitkan, membuat dada sesak, menjadikan seluruh tubuh kaku sulit bergerak. Bagaimana tidak, perilaku yang pernah diperbuat ternyata sangatlah buruk. Egois dan kerasnya hati. Ingin rasanya menghakimi, tetapi semua tidaklah berguna, semua sudah tidak ada artinya. Bersyukur karena bisa melihat sudah lebih bahagia, senang rasanya bisa melihat sebuah senyuman. Sangat senang. Paling tidak perlakuan di masa lalu tidak menghancurkan kehidupan seseorang seumur hidup.

Tetap, penyesalan akan selalu ada. Mungkin bukan tentang kehilangan, tetapi tentang perilaku bodoh yang menyakiti dan tidak memahami. Dewasa ini, semakin banyak belajar, semakin banyak pengalaman, semakin sering berinteraksi dengan berbagai jenis manusia, terutama perempuan. Hal-hal tersebut semakin menjadikan lebih paham tentang manusia. Semakin mengerti bahwa dulu punya kisah yang sangat kelam. Maaf.

Seperti yang pernah ditulis, "Maaf  Tidaklah Cukup", hal itu sangatlah benar. Walaupun pernah menyakiti, berharap hal itu tidak menghalangi sebuah cerita kehidupan. Tidak ada kebencian, tetap terjalin hubungan yang baik sebagai teman. Jangan membeci selamanya, semoga bisa menjadi pelajaran untuk kedua sisi dalam menjalani cerita hidup selanjutnya. Selamat berpetualang!