![]() |
| Light (Photo by Veronica Karoli on Unsplash) |
Dalam proses penyembuhan, tentunya gua perlu ngobrol dengan banyak orang untuk mendapatkan berbagai perspektif. Hal yang mau gua tekankan adalah, hampir semua ngga menyalahkan gua, karena simply berakhirnya hubungan gua dan mantan disebabkan pondasi dan latar belakang kita yang sangat berbeda. Tetapi telponan semalem dengan temen gua sangat mengubah cara pandang & pikir gua. Btw temen gua ini adalah salah satu temen yang gua percaya, jadi opininya bisa dibilang valid dan patut dipertimbangkan.
Temen gua ini (T), ngga nyalahin gua. TAPI dari cerita pengalamannya bersama pasangannya, Si T ini persiapannya mateng banget buat menikahi pasangannya, inisiatif banget juga. Gua jadi sadar sebenernya gua patut disalahkan banget pada berakhirnya hubungan gua. Bukan maksud gua mau menghakimi diri gua secara berlebihan, bukan juga mau membela diri karena keadaan gua kala itu terlalu terpaku sama masalah-masalah yang ga penting. Tapi secara objektif, gua emang harus bisa menerima kalo gua salah dan menyebabkan hubungan gua berakhir.
Saat ini pikiran gua beneran cuma satu, "Ya Allah, hamba akui hamba salah dan hamba benar-benar mau berubah. Kejadian ini sungguh mengubah hamba, dengan kemauan sendiri dan bukan karena paksaan, hamba ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Hamba tau, jalannya seperti sudah ditutup. Maka dari itu hamba hanya bisa berserah diri kepada Engkau, Ya Allah. Mungkin hamba tidak tau diri. Tetapi jika Engkau menghendaki, kembalikan hubungan hamba, Ya Allah. Karena Engkau Sang Membolak-balikkan Hati. Dan semoga hubungan itu memang baik untuk di dunia maupun di akhirat". Ya betul, semua udah gua serahkan jalur langit. Itu cahaya yang tersisa dari semua tragedi ini.
Tetapi memang tidak semua doa terwujud sesuai keinginan kita. Allah adalah Perencana Terbaik dan Dia tau yang terbaik buat kita semua. Kalo memang jalannya tidak seperti yang gua harapkan, gua juga meminta untuk diberi kekuatan. Sampai saat ini dan mungkin beberapa bulan atau tahun ke depan, gua masih sulit untuk bisa bersikap biasa aja. Tapi itu lah hidup, semua harus terus berjalan dan gua juga harus tegas & kuat dalam melaluinya.

0 Komentar